![]() |
| Picture from youtube.com |
Kekalahan timnas Indonesia di ajang AFF cup bukanlah pencapaian yang buruk, mengingat minimnya persiapan Indonesia di ajang dua tahun-an itu. Sejak mendapatkan sanksi dari FIFA, Indonesia memang minim jam terbang pertandingan internasional. Tidak salah jika banyak yang memprediksikan tim garuda tidak akan melangkah lebih jauh dari babak penyisihan grup. Mengingat negara yang satu grup dengan kita adalah kandidat juara. Thailand, sudah terlihat mental juara mereka ketika mengalahkan Indonesia di pertandingan pertama. Singapura, di penyisihan grup kita berhasil mengalahkan mereka dengan kemenangan dramatis. Filipina, meski hanya bermain imbang tapi semangat juang Indonesia sangat luar biasa. Dan di semifinal, Indonesia menang dramatis dengan mengalahkan tim unggulan lainnya, Vietnam. Kenyataan memang berkata lain, tim garuda akhirnya berhasil melenggang ke babak final meskipun di babak final tim garuda harus kalah dari Thailand.
Tentu tidak bisa dipungkiri, kekalahan dari Thailand menyisakan kekecewaan. Namun inilah sepakbola, apapun bisa saja terjadi. Sebagai pecinta sepakbola, kita harus bisa menilai segala sesuatunya secara objektif dan lapang dada. Jangan memuji ketika menang dan jangan mencaci ketika kalah. Di dunia ini tidak ada yang sempurna, pun dengan sepakbola. Biarlah segala sesuatunya menjadi pelajaran dan hikmah untuk membuat hasil yang lebih baik di masa yang akan datang.
Dalam olahraga, hasil
kalah dan menang adalah biasa. Mengangkat piala dan menjadi juara adalah bonus
dari kerja keras yang dilakukan. Tapi bukan berarti Indonesia tidak juara tidak
melakukan kerja keras. Yang saya perhatikan sejak pertandingan pertama di penyisihan
grup, tim garuda sudah menunjukan usaha dan kerja keras yang patut diacungi
jempol. Sejauh ini pencapaian mereka adalah sesuatu yang luar biasa dan patut
diberikan penghormatan, hal tersebut tidak lepas dari semangat juang yang
mereka lakukan. Masyarakat Indonesia pun pasti bangga karena kita kalah secara
terhormat. Hanya saja keberutungan masih belum memihak kepada tim garuda karena
kemampuan lawan memang jauh diatas kita.
Sebenarnya perjalanan masih panjang, masih banyak kesempatan untuk membuat garuda bisa terbang lebih tinggi. Semoga di depan nanti tim garuda bisa juara, tak hanya di ajang AFF cup saja. Bangsa Indonesia tentunya berdoa untuk pencapaian prestasi yang lebih baik lagi untuk garuda. Semoga dengan kepengurusan PSSI yang baru sebagai induk sepakbola Indonesia, mereka bisa membawa angin segar untuk persepakbolaan Indonesia. Jangan sampai setiap kejadian buruk yang terjadi sebelumnya kembali terulang. Hanya mengingatkan, sepakbola bukan hanya milik satu golongan saja, sepakbola bukan ajang untuk mencari keuntungan dan popularitas semata, tapi sepakbola adalah milik bersama dimana tidak ada determinasi untuk mencapai tujuan tertentu yang diperuntukan hanya untuk satu golongan. Semoga Indonesia bisa, bagi kami Indonesia tetap juara, di dalam hati dan selamanya.
