Sunday, 18 December 2016

Unknown

Meski Tak Juara, Indonesia Tetap Luar Biasa

Picture from youtube.com
          Pertandingan final leg kedua AFF Suzuki Cup 2016 telah berakhir. The war elephant kembali berhasil menjuarai turnamen dua tahun-an itu dengan sukses mengalahkan tim garuda Indonesia dengan skor 2-0. Bermain di stadion Rajamangala Bangkok (17/12), Thailand berhasil mengungguli Indonesia dengan kemenangan agregat 3-2 dan berhasil membalas kekalahan 2-1 di leg pertama. Dua gol Thailand di cetak oleh Siroch Chattong pada menit 37 dan menit 47. Dengan demikian, kekalahan ini menjadi kekalahan kelima dan sekaligus menjadi runner up untuk kali kelima bagi Indonesia di final piala AFF sejak tahun 2000 silam dan ini juga adalah kali kelima Thailand menjuarai ajang dua tahun-an tersebut dan mencatatkan tim yang berjuluk the war elephant ini sebagai tim terbanyak yang menjuarai piala AFF, yakni lima kali gelar juara.

          Kekalahan timnas Indonesia di ajang AFF cup bukanlah pencapaian yang buruk, mengingat minimnya persiapan Indonesia di ajang dua tahun-an itu. Sejak mendapatkan sanksi dari FIFA, Indonesia memang minim jam terbang pertandingan internasional. Tidak salah jika banyak yang memprediksikan tim garuda tidak akan melangkah lebih jauh dari babak penyisihan grup. Mengingat negara yang satu grup dengan kita adalah kandidat juara. Thailand, sudah terlihat mental juara mereka ketika mengalahkan Indonesia di pertandingan pertama. Singapura, di penyisihan grup kita berhasil mengalahkan mereka dengan kemenangan dramatis. Filipina, meski hanya bermain imbang tapi semangat juang Indonesia sangat luar biasa. Dan di semifinal, Indonesia menang dramatis dengan mengalahkan tim unggulan lainnya, Vietnam. Kenyataan memang berkata lain, tim garuda akhirnya berhasil melenggang ke babak final meskipun di babak final tim garuda harus kalah dari Thailand.

          Tentu tidak bisa dipungkiri, kekalahan dari Thailand menyisakan kekecewaan. Namun inilah sepakbola, apapun bisa saja terjadi. Sebagai pecinta sepakbola, kita harus bisa menilai segala sesuatunya secara objektif dan lapang dada. Jangan memuji ketika menang dan jangan mencaci ketika kalah. Di dunia ini tidak ada yang sempurna, pun dengan sepakbola. Biarlah segala sesuatunya menjadi pelajaran dan hikmah untuk membuat hasil yang lebih baik di masa yang akan datang.



          Dalam olahraga, hasil kalah dan menang adalah biasa. Mengangkat piala dan menjadi juara adalah bonus dari kerja keras yang dilakukan. Tapi bukan berarti Indonesia tidak juara tidak melakukan kerja keras. Yang saya perhatikan sejak pertandingan pertama di penyisihan grup, tim garuda sudah menunjukan usaha dan kerja keras yang patut diacungi jempol. Sejauh ini pencapaian mereka adalah sesuatu yang luar biasa dan patut diberikan penghormatan, hal tersebut tidak lepas dari semangat juang yang mereka lakukan. Masyarakat Indonesia pun pasti bangga karena kita kalah secara terhormat. Hanya saja keberutungan masih belum memihak kepada tim garuda karena kemampuan lawan memang jauh diatas kita.

          Sebenarnya perjalanan masih panjang, masih banyak kesempatan untuk membuat garuda bisa terbang lebih tinggi. Semoga di depan nanti tim garuda bisa juara, tak hanya di ajang AFF cup saja. Bangsa Indonesia tentunya berdoa untuk pencapaian prestasi yang lebih baik lagi untuk garuda. Semoga dengan kepengurusan PSSI yang baru sebagai induk sepakbola Indonesia, mereka bisa membawa angin segar untuk persepakbolaan Indonesia. Jangan sampai setiap kejadian buruk yang terjadi sebelumnya kembali terulang. Hanya mengingatkan, sepakbola bukan hanya milik satu golongan saja, sepakbola bukan ajang untuk mencari keuntungan dan popularitas semata, tapi sepakbola adalah milik bersama dimana tidak ada determinasi untuk mencapai tujuan tertentu yang diperuntukan hanya untuk satu golongan. Semoga Indonesia bisa, bagi kami Indonesia tetap juara, di dalam hati dan selamanya. 







Unknown

About Unknown -

menulis membutuhkan keseriusan dan ketulusan, yakinkan diri bahwa ketulusan itu berasal dari hati dan tetaplah berusaha serta belajar untuk membuat karya sendiri. Keep fighting sob. Follow twitter : @touralamsyah / @wikubadotkom

Subscribe to this Blog via Email :